Nama pasar : Pasar Butta Salewangan Maros Alamat. : Unnamed Road, Pettuadae, Kec. Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan 90516 Data kunjungan : "Daftar harga dairy produk di pasar Butta Salewangan Maros " NO. ITEM QUANTITY UNIT PRICE 1 Sagu 1 Kg 20.000 2 Ayam 1 Kg 23.000 3 Udang 500 g 13.000 4 Daging Kambing 1 Kg 30.000 5 Kopi 1 Kg 15.000 6 Tahu 1 Kg 10.000 7 Tempe 1 Bks 5.000 8 Terigu 1 Kg 8.000 9 Sirup Marjan 1 Botol 13.000 10 Saos Sambal 1 Botol 7.000 11 Tauge 1 Kg 10.000 12 Merica 1 Bks 5.000 13 Kunyit Bubuk 300 g 9.000 14 Telur 1 Rak 42.000 15 Bihun 1 BKs 13.000 16 Mie Besar 1 Bks 15.000 17 Royko 1 Kg 11.000 18 Daun Pisang 1 Kg 7.000 1...
Welcome to blog...
Sebelum colombus mendarat dibenua Amerika dan membawa oleh-oleh dari orang indian bangsa Indian adalah satu satunya bangsa yang mengenal dan memanfaatkan tanaman cabai. Selanjutnya, studi sejarah menunjukkan bahwa orang Indian telah mengenal keluarga tanaman cabai (capsicum) kira-kira sejak tahun 5000 sM.
Begitu menyentuh tanah Eropa-keluarga cabai ternyata tidak bisa ditahan lajunya. Hanya dalam waktu 50 tahun-tanaman cabai telah menyebar ke seluruh pantai afrika, India, Asia, Timur Tengah, Balkan dan bahkan sampai ke China Selatan. Penyebaran cabai ini saat ditelusuri-ternyata adalah ulah dari pedagang pedagang portugis yang menyebarkannya melalui pertemuan dengan pedagang pedagang lokal bersamaan dengan pengembaraan portugis ke Timur jauh. Tidak ada tumbuhan lain yang mampu menandingi kecepatan penyebaran cabai-dalam statusnya sebagai tanaman global.
Bagi penduduk disepanjang India dan di Afrika-yang memang terbiasa dengan menu makanan berasa tajam karena oleh rempah-rempah tentu saja cabai tersebut 'hangat'. Aapalagi tanaman cabai harganya lebih murah ketimbang rempah-rempah dan lebih gampang dibudi daya kan. Terbukti, hanya dalam waktu 50 tahun setelah Colombus.. Pantai Malabar di India telah menjadi eksportir cabai kelas dunia. Sejak Colombus memperkenalkan cabai, tiga sub-species telah muncul dalam waktu setengah abad.. bandingkan dengan orang Indian selama 5500 tahun mengenal cabai hanya mampu menciptakan 4 sub spesies. India pun saat ini dikenalkan sebagai pusat percabaian dunia karena negara ini memproduksinya kira-kita 1 juta Ton cabai setiap tahunnya. (Bayangkan pedasnya...)
Dari India dan pantai Malabar, cabai menyebar ke Asia Tenggara bersama dengan pertemua saudagar-saudagar India dengan rekannya di China, Malaysia, Vietnam, dan Jawa. Selain lewat laut, cabai juga menyeberang hingga ke China melalui jalan darat, yaitu dari India melintasi Burma dan mencapai China Barat. Sejarah mencatat bahwa masakan Szechuan dan Human hingga saat ini menggunakan lebih banyak cabai ketimbang masakan China lainnya, Semata-mata karena daerah ini menjadi jalur bergeraknya cabai ke china
Sejarah cabai erat kaitannya dengan ditemukannya benua Amerika oleh Christopher Colombus pada 1492. Suku Indian yang pribumi benua tersebut, ternyata memanfaatkan cabai yang diperkirakan sejak tahun 5.000 SM.
Colobus pun membawanya pulang ke eropa sebagai oleh-oleh. Ternyata, tnaman ini menjadi favorit dan perkmbangannya begitu pesat. Dalam waktu 50 tahun, cabai sudah sampai ke pantai Afrika, India, Timur Tengah, Balkan, Asia dan China Selatan.
Hal ini berkat jasa para pedagang potugis yang sangat aktif. Mereka mengembara keseluruh penjuru dunia. Cabai pun hingga kini memegang rekor tercepat dalam penyebaran keseluruh dunia.
Sejak diperkenalkan, orang India mengembangkan tiga subspesies cabai dalam waktu setengah abad. Sementara suku Indian di Amerika hanya mampu mengembangkan empat subspesies selama 6.500 tahun mengenai cabai.
India kini menjadi produsen cabai dunia karena memproduksi lebih adari satu juta ton cabai setiap tahunnya. Pusatnya adalah pantai Malabar di India yang telah beroperasi sejak dikenalkan cabai oleh colombus .
Colobus pun membawanya pulang ke eropa sebagai oleh-oleh. Ternyata, tnaman ini menjadi favorit dan perkmbangannya begitu pesat. Dalam waktu 50 tahun, cabai sudah sampai ke pantai Afrika, India, Timur Tengah, Balkan, Asia dan China Selatan.
Hal ini berkat jasa para pedagang potugis yang sangat aktif. Mereka mengembara keseluruh penjuru dunia. Cabai pun hingga kini memegang rekor tercepat dalam penyebaran keseluruh dunia.
Sejak diperkenalkan, orang India mengembangkan tiga subspesies cabai dalam waktu setengah abad. Sementara suku Indian di Amerika hanya mampu mengembangkan empat subspesies selama 6.500 tahun mengenai cabai.
India kini menjadi produsen cabai dunia karena memproduksi lebih adari satu juta ton cabai setiap tahunnya. Pusatnya adalah pantai Malabar di India yang telah beroperasi sejak dikenalkan cabai oleh colombus .
Sebelum colombus mendarat dibenua Amerika dan membawa oleh-oleh dari orang indian bangsa Indian adalah satu satunya bangsa yang mengenal dan memanfaatkan tanaman cabai. Selanjutnya, studi sejarah menunjukkan bahwa orang Indian telah mengenal keluarga tanaman cabai (capsicum) kira-kira sejak tahun 5000 sM.
Begitu menyentuh tanah Eropa-keluarga cabai ternyata tidak bisa ditahan lajunya. Hanya dalam waktu 50 tahun-tanaman cabai telah menyebar ke seluruh pantai afrika, India, Asia, Timur Tengah, Balkan dan bahkan sampai ke China Selatan. Penyebaran cabai ini saat ditelusuri-ternyata adalah ulah dari pedagang pedagang portugis yang menyebarkannya melalui pertemuan dengan pedagang pedagang lokal bersamaan dengan pengembaraan portugis ke Timur jauh. Tidak ada tumbuhan lain yang mampu menandingi kecepatan penyebaran cabai-dalam statusnya sebagai tanaman global.
Bagi penduduk disepanjang India dan di Afrika-yang memang terbiasa dengan menu makanan berasa tajam karena oleh rempah-rempah tentu saja cabai tersebut 'hangat'. Aapalagi tanaman cabai harganya lebih murah ketimbang rempah-rempah dan lebih gampang dibudi daya kan. Terbukti, hanya dalam waktu 50 tahun setelah Colombus.. Pantai Malabar di India telah menjadi eksportir cabai kelas dunia. Sejak Colombus memperkenalkan cabai, tiga sub-species telah muncul dalam waktu setengah abad.. bandingkan dengan orang Indian selama 5500 tahun mengenal cabai hanya mampu menciptakan 4 sub spesies. India pun saat ini dikenalkan sebagai pusat percabaian dunia karena negara ini memproduksinya kira-kita 1 juta Ton cabai setiap tahunnya. (Bayangkan pedasnya...)
Dari India dan pantai Malabar, cabai menyebar ke Asia Tenggara bersama dengan pertemua saudagar-saudagar India dengan rekannya di China, Malaysia, Vietnam, dan Jawa. Selain lewat laut, cabai juga menyeberang hingga ke China melalui jalan darat, yaitu dari India melintasi Burma dan mencapai China Barat. Sejarah mencatat bahwa masakan Szechuan dan Human hingga saat ini menggunakan lebih banyak cabai ketimbang masakan China lainnya, Semata-mata karena daerah ini menjadi jalur bergeraknya cabai ke china
.jpg)
Komentar
Posting Komentar